Sabtu, 12 Maret 2016

Probabilitas 1

Probabilitas didifinisikan sebagai peluang atau kemungkinan suatu kejadian, suatu ukuran tentang kemungkinan atau derajat ketidakpastian suatu peristiwa (event) yang akan terjadi di masa mendatangRentangan probabilitas antara 0 sampai dengan 1.


Jika kita mengatakan probabilitas sebuah peristiwa adalah 0, maka peristiwa tersebut tidak mungkin terjadi. Dan jika kita mengatakan bahwa probabilitas sebuah peristiwa adalah 1 maka peristiwa tersebut pasti terjadi. Serta jumlah antara peluang suatu kejadian yang mungkin terjadi dan peluang suatu kejadian yang mungkin tidak terjadi adalah satu, jika kejadian tersebut hanya memiliki 2 kemungkinan kejadian yang mungkin akan terjadi.
Contoh ; Ketika doni ingin pergi kerumah temannya, dia melihat langit dalam keadaan mendung, awan berubah warna menjadi gelap, angin lebih kencang dari biasanya seta sinar matahari tidak seterang biasanya.Bagaimanakah tindakan Doni sebaiknya?Ketika Doni melihat keadaan seperti itu, maka sejenak dia berpikir untuk membatalkan niatnya pergi kerumah temannya. Ini dikarenakan dia berhipotesis bahwa sebentar lagi akan turunya hujan dan kecil kemungkinan bahwa hari ini akan tidak hujan, mengingat gejala-gejala alam yang mulai nampak.Probabilitas dalam cerita tadi adalah peluang kemungkinan turunnya hujan dan peluang tidak turunnya hujan.

Probabilitas dilambangkan dengan notasi P(A), p(A), atau Pr(A). Sebaliknya, probabilitas [bukan A] atau komplemen A, atau probabilitas suatu kejadian A tidak akan terjadi, adalah 1-P(A). Dalam menentukan nilai peluang kejadian sederhana dari suatu peristiwa yaitu dengan mengetahui terlebih dahulu semua kejadian yang mungkin (ruang sampel) serta kejadian yang diinginkan (titik sampel).

P(A)=n(A)/n(S)

Contoh :
1.Seorang Direktur Bank mengatakan bahwa dari 1000 nasabahnya terdapat 150 orang yang tidak puas dengan pelayanan bank. Pada suatu hari kita bertemu dengan salah seorang nasabah. Berapa probabilitasnya bahwa nasabah tersebut tidak puas ?
Penyelesaian :
Dik      : n = 1000
              x = 150
Jika A adalah nasabah yang tidak puas, maka :
P(A) = 150 / 1000 = 0.15 atau 15%
Jasdi probabilitas bahwa kita bertemu dengan nsabah yang tidak puas adalah 15%.

2.Peluang seorang mahasiswa lulus matematika 2/3, dan peluang lulus biologi 4/9. Bila peluang lulus paling sedikit satu mata kuliah 4/5 berapakah peluangnya lulus dalam kedua mata kuliah?
Penyelesaian :
Misalkan A menyatakan kejadian lulus matematika dan B kejadian lulus Biologi maka menurut teorema 1
P(AΩB) = P(A) + P(B)-P(AUB)
= 2/3 + 4/9 – 4/5
= 14/45

Minggu, 06 Maret 2016

Die Size Processor

Apa itu die size ? mungkin kata kata ini masih telalu awam bagi kalangan umum yang tidak menyukai komputer secara luar dan dalam,singkatnya die size merupakan ukuran dari lempengan sebuah processor.Untuk lebih lengkapnya,simak penjelasan dibawah ya teman-teman.
Die size adalah ukuran dari Die sebuah sebutan untuk lempengan microprocessor dari sebuah processor. Yang dimana sejatinya processor yang kita pakai ini di dalamnya terdapat sebuah microprocessor yang dimana merupakan bentuk asli daripada processor. Yang dimana walau setiap processor memiliki bentuk fisik yang hampir sama. namun belum tentu untuk microprocessornya bentuknya sama. anda bisa melihat contoh processor AMD a10 7700 K saat dibuka sarungnya terlihat microprocessor dari Amd kaveri tersebut.

sedangkan dibawah ini adalah tampilan microprocessor AMD Kaveri secara microskopik 

Code
Name
Die size
Jumlah
transistor (Milion/Bilion)
 Nama processor
Fabrikasi
Intel
Penryn  3MB
81mm2
410M
Core 2 Duo 3 MB cache
“wolfdale”
45nm
Penryn 6 MB
107mm2
410M
Core 2 Duo 6 MB cache
“wolfdale”
45nm
Penryn Quad core 4/6MB
81mm2 x2
410M
Core 2 Quad 4 dan 6 MB cache
Yorkfield
45nm
Nehalem Quad core 8 MB
270mm2
731M
Core i7 1nd 920
45nm
Westmere 6 core
240mm2
1.17 B
Core i7 1nd 9xx “Gulftown”
32nm
Westmere EX 10 core
513mm2
2.1 B
Core i7 1nd 9xx “gulftown”
32nm
Sandy bridge dual core + GPU
“mini”
131mm2
504 M
Core i3 2nd “sandy bridge”
32nm
Sandy bridge dual core + GPU
“big”
149mm2
624 M
Core i5 2nd “sandy bridge”
untuk laptop
32nm
Sandy bridge Quad core + GPU
216mm2
1.16 B
Core i5 2nd “sandy bridge”
untuk destkop dan core i7
destkop/mobile
32nm
Sandy bridge E Quad core 
294mm2
1.2 B
Core i7 E series 2nd untuk
destkop antusias
32nm
Sandy bridge E
8 core
416mm2
2.27 B
Core i7 E series 2nd untuk
destkop antusias
32nm
Cloverview Dual core + GPU
90mm2
Intel atom N2xxx series
32nm
Ivy bridge dual core  + GPU  GT1
94mm2
Intel pentium/celeron 3nd untuk
destkop
22nm 3D
Ivy bridge dual core + GPU GT
2
118mm2
Intel core i3 dan i5 3nd untuk
laptop
22nm 3D
Ivy bridge Quad core + GPU GT
1
113mm2
1.4 B
Intel core i5 3nd untuk destkop
22nm 3D
Ivy bridge Quad core + GPU GT
2
160mm2
1.4 B
Intel core i7 3nd destkop dan
laptop
22nm 3D
Haswell 4 core + GPU GT 2
117mm2
Intel core i5/i7 untuk
destkop/laptop
22nm 3D
Haswell 4 core + GPU GT 3E
“IRIS”
260mm2
Intel core i7 laptop dengan GPU
Iris
22nm 3D
Haswell 2 core + GPU GT 2
181 mm2
Core i3/i5 untuk Laptop.
22nm 3D





Baytrail dual/quad + GPU gt 1
102mm2
Intel Atom Z3xxx untuk
destkop/laptop
22nm 3D 



AMD
Code name
Die size
Jumlah
transistor (Milion/Bilion)
Nama
processor
Fabrikasi
Deneb 4
Core K10
258mm2
758 M
Phenom II
x4
40nm
Llano 4
Core K10 + VLIW5 GPU
228mm2
1.178 B
AMD llano
a8
32nm
Brazzos 2
core K10 + VLIW 5 GPU
140mm2
 –
AMD E/C
series
40nm
8 Core
Bulldozer/piledriver
315mm2
1.2 B
AMD FX
8xxx
32nm
4 core
Piledriver + VLIW4 GPU
246mm2
1.3 B
AMD
Trinity/Richland
32nm
4 core
Jaguar + GCN GPU
110mm2
AMD Kabini
28nm
4 core
Streamroller + GCN 2.0 GPU
240mm2
2.4 B
AMD
Kaveri
28nm


Apa manfaat dari data diatas. Berikut manfaatnya :
1. Kita bisa mengetahui tentang mana suhu dari suatu processor A vs suhu dari processor B lebih tinggi mana. Sehingga kita bisa menentukan mana pendingin yang mana yang lebih baik. Anda bisa melihat  dari jumlah ukuran Die sizenya. Semakin besar, butuh semakin pendingin yang mumpuni.
2. mengetahui performa kasar dari suatu chip. Dengan melihat ukuran die size antara satu dengan lainya dan dibandingkan dengan fabrikasi dan transistor, kita bisa melihat performa secara kasaranya. Dimana walaupun memakai die size yang sama. dengan memakai ukuran transistor yang kecil, produsen bisa memasukan transistor dalam jumlah besar. Sehingga performa bisa lebih baik. Sebagai contoh antara cloverview dan ivy bridge dual core. Dengan memakai ukuran diesize yang sama. ivy bridge dalam hal kinerja unggul. Karena memakai ukuran transistor yang lebih banyak (sayang saya belum menemukanya) dikarenakan memakai fabrikasi 22nm yang lebih kecil. Dengan pemakaian daya yang kurang lebih sama dan juga pengeluaran panas yang sama.
3. kita bisa mengetahui bagaimana perkembangan processor. Seperti contoh diatas. Para produsen setiap hampir 2 tahun sekali, mengupdate Fabrikasinya. Sehingga memungkinkan dengan die size yang sama. menghasilkan kinerja lebih baik. Dengan  daya  dan watt yang sama. yang otomatis menghasilkan performance/watt lebih baik dibanding sebelumnya.
4. tambahan info. Dibagian fabrikasi ini adalah icon 3D. Fabrikasi yang menggunakan 3D transistor bisa memasukan lebih banyak transistor dalam ukuran die size yang sama dibanding dengan non 3D transistor. Untuk tekhnologi ini, baru intel yang memakainya. Itulah mengapa processor intel, lebih kencang dan lebih hemat daya  dibanding AMD. Salah satunya adalah kemajuan dalam hal fabrikasi. Intel kenapa bisa maju karena memiliki FAB semiconductor (pabrik pembuatan wafer semiconductor) sendiri. AMD hanyalah  perusahaan fabless. Alias tidak punya FAB. Untuk FAB yang kerjasama dengan AMD semacam TSMC dan GloFo baru memakai tekhnologi 3D di fabrikasi 16nm. Untuk TSMC sendiri menamakan tekhnologi ini dengan nama FinFet. yang insya Allah akan dirilis tahun 2015-2016